Hukum Judi Poker Menurut Islam

Hukum Judi Poker Menurut Islam – Hukum judi poker menurut Islam – Poker adalah permainan kartu yang melibatkan kartu sebanyak 54 buah yang bermacam-macam jenisnya. Kartu-kartu dibedakan ada yang berwarna hitam dan merah serta memiliki nomor 1-10, ada juga kartu yang tidak ada nomornya hanya dibedakan mempunyai gambar pangeran, ratu, dan raja. Permainannya adalah kartu poker dibagikan melalui cara dikocok, setelah dibagikan diurutkan dari yang terkecil nomornya hingga yang terbesar. Permainan ini sangat mengandalkan kekuatan dan kecerdasan otak untuk mengatur dan mengeluarkan kartu mana yang akan dimainkan, tetapi juga terdapat faktor keberuntungan ketika mendapatkan kartu yang bagus.

Bermain poker di Indonesia merupakan permainan yang cukup populer karena dapat menghilangkan kebosanan ketika berkumpul bersama teman-teman. Tetapi dalam agama Islam hukum bermain poker masih sering diperdebatkan karena berhubungan dengan adanya judi atau taruhan yang sering menyertai permainan poker, lalu bagaimana kejelasan mengenai hukum judi poker menurut Islam, simak penjelasannya berikut ini.

Hukum Bermain Poker Tanpa Judi Menurut Islam

Karena pada saat zaman dahulu tidak ada permainan kartu, kartunya yang terbuat dari kertas pun masih belum ada pada zaman Rasulullah. Di samping itu, karena masih menggunakan daun pula untuk menulis sesuatu maka bermain kartu poker oleh para ulama diibaratkan bermain dadu.

Para ulama kontemporer melalui Hukmu As-Syar’ fi La’bil waraq halaman 18 sepakat menganalogikan permainan kartu poker dengan bermain dadu yang hukumnya haram, baik ketika Anda melibatkan judi toto sgp atau tidak. Para sahabat menganggap bermain dadu tanpa adanya judi pun hukumnya dilarang karena Rasulullah SAW pernah bersabda melalui Buraidah bin Hashib radhiyallahu ‘anhu dalam Hadis Riwayat Muslim serta Au Daud, siapa yang bermain dadu seolah dia telah mencelupkan tangannya ke dalam daging babi bercampur darahnya. Ungkapan Rasulullah SAW ini seolah mengingatkan bahwa jauhilah bermain poker walaupun tanpa judi karena hukumnya sama seperti bermain dadu yaitu haram.

Hukum Bermain Judi Poker

Dalam Al-Qur’an sudah jelas bahwa hukum bermain poker apabila dilakukan dengan perbuatan judi maka hukumnya adalah haram dan termasuk celaan terhadap Allah karena judi merupakan alat setan untuk menimbulkan kebencian dan perselisihan di antara umat manusia serta judi sering membuat umat manusia lalai menjalankan kewajibannya yaitu shalat dan mengingat Allah.

Allah SWT berfirman dan mengingatkan kita untuk senantiasa menghindari meminum minuman keras seperti khamr, melakukan perjudian seperti mengundi nasib dengan anak panah serta menyembah berhala karena sesungguhnya perilaku tersebut adalah perilaku setan. Perjudian juga tidak mendatangkan keberuntungan dan malah lebih menimbulkan perilaku mudharat ketimbang keberuntungan. Perjudian juga seringnya menghalangi untuk mengingat kepada Allah yaitu melakukan kewajiban kepada Allah dengan sembahyang maka sebaiknya hindarilah perbuatan judi poker.

Tiga ulama terkenal dalam Islam pun sepakat mengeluarkan fatwa bahwa sesuatu perilaku yang dilakukan dengan mengaitkan sesuatu yang terdapat unsur haramnya dalam Islam yaitu dusta, penipuan, perjudian, dan meninggalkan kewajibannya sebagai seorang Muslim maka hukumnya menjadi haram dan tidak dianjurkan untuk dilakukan.

“Melalaikan orang untuk berdzikir dan mengerjakan shalat, serta memicu timbulnya kebencian serta permusuhan.” Allahu waliyyu Taufiq (Fatawa Islamiyah, 3/372 dari Imam Ibnu Baz).

Fatwa Imam Ibnu Utsaimin juga menyebutkan “karena permainan ini sangat melalaikan” dalam Fathwa Lajnah Daimah di Riyadh, Hukum As-Syarifi fi La’bil Waraq halaman 49).

Dan yang terakhir pesan dari fatwa Dr. Sholeh Al-Fauzan “Seorang muslim hendaknya menghindari perkara picisan dan perbuatan sia-sia. Dan dia sibukkan dirinya untuk hal-hal yang bermanfaat dan menjaga waktunya dari hal yang tak ada manfaatnya.”

Sudah jelas bahwa mereka sepakat menyebutkan bahwa walaupun tanpa judi bentuk permainan poker hukumnya adalah haram dan tidak dianjurkan dalam Islam karena kemungkinan besar bisa membuat manusia hingga berlarut-larut malam untuk bermain poker dan ketika shubuh melalaikan kewajiban shalatnya. Selain itu, bila dilakukan dengan perjudian bisa menimbulkan dampak negatif yang lebih besar lagi yaitu kebencian dan permusuhan dengan teman sendiri.

Berikut adalah penjelasan mengenai hukum bermain judi poker dalam Islam, semoga bermanfaat, wallahu alam.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *